Siapa nih yang masih suka menganggap film animasi hanya untuk anak kecil? Nah, coba tonton empat film animasi karya Disney berikut ini deh, Sohib! Ada banyak pelajaran hidup berharga yang bisa kamu ambil dari keempat film yang akan kita bahas di bawah. Penasaran? Yuk, cari tau apa aja filmnya!

Sebagai peri yang baru lahir di Pixie Hollow, TinkerBell kesusahan untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya. Dia berkali-kali mencoba untuk menjadi ‘orang’ lain sebelum ia akhirnya secara perlahan-lahan dapat menerima jati dirinya. Dari Tinker Bell, kita belajar bahwa penerimaan jati diri itu sangat penting untuk menjadi versi terbaik diri sendiri. Setiap manusia diciptakan unik dengan perbedaan masing-masing. Jadi, penting untuk Sohib tahu siapa diri kalian yang sesungguhnya, apa yang kalian sukai, dan apa yang kalian mau. Lalu, jangan pernah berhenti untuk meng-upgrade diri karena itu merupakan bentuk dari mencintai dan menghargai diri sendiri yang akan membawa kita menuju kesuksesan!

Tidak pernah ada kata terlambat untuk bermimpi dan menggapai cita-cita. Kematian Ellie, istri yang amat Carl sayangi, meninggalkan duka yang mendalam baginya. Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk berduka. Namun, setelahnya, orang itu harus bisa perlahan-lahan bangkit lagi untuk meneruskan hidup. Walaupun awalnya enggan, Carl akhirnya menemukan kembali tujuan hidupnya dengan berusaha untuk mewujudkan mimpi sang mendiang istri yang sempat tertunda. Tak hanya itu, dari petualangannya ia menemukan keluarga baru dan alasan untuk hidup bahagia lagi setelah kepergian Ellie. Jika Sohib sedang dilanda keputusasaan atau merasa sudah terlambat untuk mencapai cita-cita, terus ingat kalau Carl ini seorang kakek, lho. Hapus kata terlambat dari hidup kamu ya, Sohib!

Kayaknya tidak berlebihan untuk mengakui bahwa Inside Out (2015) adalah salah satu film yang life-changing. Dari berbagai peristiwa yang dialami Riley, penonton diajak menyadari betapa pentingnya untuk bisa merasakan kesedihan, kemarahan, ketakutan, dan perasaan jijik karena emosi-emosi negatif itulah yang membuat kita bisa menghargai perasaan bahagia. Kehidupan ini juga dipenuhi suka dan duka. Merasa sedih, marah, takut adalah hal yang wajar. Selain itu, terus-menerus mengubur emosi negatif bukanlah hal yang baik. Malah, kita bisa terkena stress, depresi dan penyakit mental lainnya. Jadi, jangan ragu untuk menerima emosi kita karena apa yang kita rasakan itu valid.

Saat akan memulai petualangannya, Raya dikhianati oleh seorang gadis sebayanya yang dia anggap sebagai teman. Adakah Sohib yang punya pengalaman serupa dengan Raya? Sudah terlanjur percaya dengan seseorang tapi kepercayaan itu malah disalah gunakan dan kita jadi merasa seperti badut. Sampai-sampai kita jadi mudah skeptis dan sulit untuk menaruh kepercayaan pada orang lain lagi. Pelajaran berharga dari film ini adalah memaafkan dan memberi kesempatan kedua. Kedua hal ini yang membuat karakter Raya begitu spesial dan misinya dalam menyelamatkan dunia dapat berhasil.
Selamat menonton film-film animasi Disney yang bagus dan penuh dengan pelajaran hidup ya, Sohib! Siapkan tisu juga karena beberapa film di atas bisa membuat kita menangis. Kalau ada rekomendasi film animasi lain, tulis di kolom komentar, ya!