
Sohib pasti udah tau dong kalau dunia teknologi dihebohkan dengan munculnya AI (Artificial Intelligence) yang diluncurkan oleh Open AI. Chat GPT menyediakan fitur AIa generatif yang memungkinkan untuk menyelesaikan segala macam tugas. Inilah yang menyebabkan Chat GPT digadang-gadang sebagai saingan Google Search AI.
Buat sohib yang baru akan mencoba ataupun sudah menggunakan ChatGPT, alangkah baiknya perhatikan 4 kesalahan berikut ini dalam menggunakan ChatGPT agar data kamu tetap aman.

Data pribadi sebaiknya disimpan untuk kepentingan-kepentingan tertentu saja. Di era ini data pribadi bisa mendatangkan bahaya jika kita tidak menggunakannya dengan bijak. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, pastikan kamu tidak memberikan data pribadi kamu dengan sembarangan. Salah satunya adalah melalui ChatGPT.
Untuk melatih kecakapan ChatGPT, Open AI akan memanfaatkan semua data yang bisa masuk. Dalam hal ini, ChatGPT menggunakan seluruh data yang kamu masukkan melalui obrolan. Open AI akan menyimpan seluruh data yang kamu masukkan melalui ChatGPT tanpa bisa kamu hapuskan. Keamanan privasi dari Open AI juga belum bisa dipastikan, sehingga kamu perlu menghindari memasukkan data pribadi melalui obrolan.

Karena maraknya penggunaan ChatGPT, tidak menutup kemungkinan adanya kejahatan yang timbul. Beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab juga turut mengambil peran dengan adanya peluang penggunaan ChatGPT. Karena itulah kini juga bermunculan aplikasi palsu yang dapat menjerumuskan penggunanya.
Untuk kamu yang menggunakan ChatGPT, pastikan aplikasi yang kamu gunakan adalah aplikasi terpercaya dan bukan aplikasi palsu ya. Penggunaan aplikasi palsu bisa saja menyalahgunakan data yang kamu masukkan atau bahkan mengandung malware yang bisa mencuri data kamu melalui sistem.

Untuk memastikan apakah data yang kita minta dari ChatGPT adalah data yang valid mintalah sumber lengkap dengan link. Dengan begitu kamu bisa memastikan apakah klaim jawaban dari ChatGPT bisa dipertanggung jawabkan. Perlu diingat bahwa kecerdasan AI belum tentu bisa diandalkan sehingga pasti akan tetap ada kesalahan yang timbul.

Perlu diperhatikan bahwa data yang kamu masukkan ke ChatGPT akan menjadi database yang disimpan Open AI. Data ini berguna untuk melatih dan menambah wawasan dari Chatbot GPT.
Semua database tersebut baik yang dilindungi atau tidak akan tetap tersimpan dalam database. Teknologi Chatbot GPT tidak bisa mendeteksi database tersebut, Jadi, kamu juga perlu pastikan apakah konten yang dikeluarkan oleh ChatGPT merupakan konten yang dilindungi atau tidak sebelum menggunakannya.
Itulah pembahasan 4 hal yang perlu kamu hindari saat menggunakan ChatGPT. Pastikan kamu berhati-hati dan bijak dalam menggunakannya, ya!